Minggu, 16 Maret 2014



Parallel Programming to Increase Performance of Binary Search Tree
Cipta Ramadhani1 , Wahyu Ramadhan2
1Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik Universitas Mataram, Indonesia
2STMIK Syaikh Zainuddin NW Anjani, Lombok Indonesia

Binary Search Tree is one of the most useful fundamental data structure for dynamic datasets. It can be used to sort numerical data, character string and any other data in a sophisticated way. However, the performance in term of processing time for Binary Search Tree increases when a data become large, especially for data mining and detecting pattern in DNA sequences. To increase speed performance of Binary Search Tree, there are several strategies were applied such as using super computing or conducting parallel programming. In this research we applied parallel programming by using Message Passing Interface (MPI) to sort numerical data. This method is more efficient and less cost compare with using super computing. The basic idea of parallel programming is dividing root into sub-root and executing sub-root simultaneously on multiple cores. MPI provides a set of send and receive function that allow data to be processedon multiple cores. This method is very useful to find and delete data faster than in a sequential way, but the consequence is the coding time takes little bit longer than usual.
Key word : Binary search tree, Message passing interface,  Parallel Programming.

Selasa, 05 November 2013


 (4 Soal )
Sederhanakan, lalu Gambar Diagram logika dan buat tabel kebenarannya dari pernyataan dibawah ini :



b.
  
 

 





Selasa, 24 September 2013


 Kerjakan Soal2 Berikut! !!!
1. Konversikan bilangan desimal ini menjadi bilangan biner
a.  43                               c.  64                              e.  6,25
b.  0,375                          d.  0,4375

2.  Konversikan bilangan biner berikut ini menjadi bilangan desimal
a.  (0,001101)2
b.  (0,1011)2

3.  Jumlahkan !!!! 

      a.  1001,1  + 1011,01                            d.  10,11  +  10,01
b.  1011,01  +  1001,11                         e.  101,1  +  111,11 
c.  11111,1  +  10010,1 

NB: 1. Buat Masing-masing email dengan nama masing...
       2.Dikumpulkan pd pertemuan Selanjutnya dan
Akan di evaluasi tiap mahasiswa ke dpn kelas 
       3. Ada yg kurang jelas ditanyakan pada korti masing2,,,      


Terima kasih,
Wahyu Ramadhan,ST.,M.Kom

Senin, 23 September 2013



Di bawah ini terdapat link-link untuk mendownload modul-modul Ilmu Komputer,di dalamnya terdapat beberapa bab, yang dapat dijadikan referensi tambahan. Insya Allah akan terus ditambah.
Semoga bermanfaat :)
  1. Modul Algorithma dan Pemrograman Dasar Bahasa C ->Download.
  2. Modul Algorithma dan Pemrograman Lanjut Bahasa C -> Download.
  3. Modul Analisis dan Desain Sistem -> Download.
  4. Modul Arsitektur Komputer -> Download.
  5. Modul Cisco Certified Network Associate -> Download.
  6. Modul Komputer_Grafik -> Download.
  7. Modul Elektronika Digital 1-> Download.
  8. Modul Elektronika Digital 2-> Download.
  9. Modul Basis Data -> Download.
  10. Modul Desain Web -> Download.
  11. Modul Jaringan Komputer -> Download.
  12. Modul Jaringan Telepon -> Download.
  13. Modul Keamanan Jaringan -> Download.
  14. Mudul Konsep Dasar Komputer -> Download.
  15. Modul KKPI(Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi)  -> Download.
  16. Modul Linux -> Download.
  17. Modul Manajemen Industri -> Download.
  18. Modul Metode Numerik -> Download.
  19. Modul Model dan Simulasi -> Download.
  20. Modul Oracle dan iSQL -> Download.
  21. Modul Organisasi Komputer -> Download.
  22. Modul Pengenalan TI -> Download.
  23. Modul Perangkat Keras Komputer -> Download.

Rabu, 10 Juli 2013

Cloud computing atau komputasi awan pada dasarnya adalah pemanfaatan teknologi informasi yang berbasis internet  dimana suatu aplikasi, basis data maupun media penyimpanan dikelola melalui sebuah infrastruktur publik yaitu intenet untuk men support busines proccess. Perkembangan teknologi ini didorong oleh keadaan sosial ekonomi yang terus mengalami revolusi yang begitu pesat yang membutuhkan kecepatan dan realibilitas yang lebih baik dan handal. Sebagai teknologi yang terbilang baru, banyak pertnyaan mengenai cloud computing ini seperti bagaimana mekanismenya dan apa resikonya jika diimplementasikan di sebuah organisasi.
Dengan  cloud computing, kita tidak perlu tahu bentuk fisik dari server yang akan kita sewa dan kembangkan, dengan demikian biaya stat up akan sangat murah dan tidak perlu mengeluarkan biaya pengadaan hardware dan perawatanya tiap tahun seperti jika kita menggunakan pada infrastruktur yang konvensional. Dengan cloud computing, kita dapat memilih service yang ditawarkan oleh cloud provider dan dapat sewaktu-waktu mengganti (down grade maupun up grade ) tanpa ada komitmen yang mutlak. Karena server yang dimanfaatkan bersifat virtual artinya bukan berbentuk fisik, maka dalam satu platform yang disediakan provider terdapat lebih dari satu pengguna (multi-tenant) dan yang terakhir tentu saja karena server virtual, maka kemampuan untuk meng-customize service akan menjadi terbatas tidak seperti mengembangkan server secara fisik.
Disamping menawarkan teknologi yang cepat dan handal, cloud computing juga memiliki beberapa resiko yang perlu dipertimbangkan matang-matang sebelum mengadopsinya dalam infrastruktur teknologi informasi suatu organisasi. Salah satu resiko dari cloud computing ini adalah service level.karena yang digunakan adalah sebuah infrastruktur yang bersifat cloud dan virtual, maka performance dari suatu service seperti response time, proteksi data maupun kecepatan pemulihan data pada aplikasi atau transaksi kita tidak dapat dijamin konsistensinya. Kerahasiaan atau privasi juga menjadi masalah yang krusial ketika mengadopsi teknologi ini karena aplikasi dan database yang kita gunakan berada di dalam suatu cloud yang digunakan bersama oleh pengguna lain, hal ini memperbesar kemungkinan terjadinya penyadapan data dan informasi yang ada dalam server. Kepemilikan data juga menjadi sebuah pertanyaan besar bagi pengguna teknologi cloud computing ini seperti yang dialami oleh salah satu jejaring sosial, berusaha untuk merubah terms of use aggrement dengan provider termasuk mekanisme data sharing antar cloud service dan bagaimana jika terjadi failure saat transfer data, bagaimana format data tersebut dan akankah data tersebut sudah terhapus.
Bagaimana bila cloud computing diterapkan sebagai infrastruktur teknologi informasi dalam pemerintahan? Hal ini juga perlu ditelaah secara bijaksana dan tepat sasaran disesuaikan dengan regulasi yang berlaku. Pada dasaranya cloud computing ini dapat diterapkan didalam pemerintahan dengan catatan transaksi dan data yang digunakan tidak bersifat rahasia. Hal ini untuk mengantisipasi resiko-resiko yang dapat berakibat fatal jika informasi yang bersifat internal dan rahasia. Untuk menerapkan teknologi ini, perlu juga dibuat mekanisme enkripsi data untuk mengantisipasi kebocoran data.

Senin, 10 Juni 2013



1.
































2.   Buatlah program menghitung luas dan keliling lingkaran dengan menggunakan fungsi. Fungsi yang harus dibuat luas() untuk menghitung luas lingkaran dan keliling() untuk menghitung luas lingkaran.

NB : 
1. Kirim ke email paling lambat hari jumat, 28 Juni 2013 pukul 00.00 WITA (Lebih dari itu tidak dterima)


2 Lampirkan pula listing program C++ dan capture hasil runningnya...

3. Perulangan do-while untuk menghitung kembali dalam mengerjakan!.

4. Beri nama, kelas dan nim masing2 pada NAMA FILE yg dlampirkan (dikirim)
email ; 
wahyurama24@gmail.com
wahyu.rama24@yahoo.com